Rabu, 28 November 2012

Jayapura, MAJALAH  SELANGKAH – Warga Papua (Provinsi Papua dan Papua Barat) mengakui, Papua telah merdeka pada 1 Desember 1961. Karena itu, rakyat Papua di dalam negeri dan di luar negeri selalu merayakan 1 Desember sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Papua Barat.
Mereka menggelar berbagai kegiatan, mulai dari pengibaran bendera Bintang Kejora (BK), Seminar, Pawai Budaya, Ibadat, Demonstrasi, pemutaran film dan kegiatan lainnya. Seperti biasanya, Rakyat Papua akan merayakan HUT Papua Barat (1961-2012) dengan berbagai jenis dan bentuk kegiatan.
Free West Papua Campaign di London Inggris akan menggelar demontrasi di depan Kedutaan Besar  Republik  Indonesia (KBRI) pada hari Sabtu, 1 Desember  2012. Kegiatan dipimpin koordinator diplomasi internasional Papua Merdeka, Benny Wenda.

Demonstrasi di KBRI London akan dimeriahkan oleh  20 mahasiswa anggota paduan suara dari The School of Oriental and African Studies, Universitas London. Mereka akan menyanyikan lagu-lagu Papua Barat sebagai bagian dari kampanye tersebut.
Pejuang  Papua Merdeka di Belanda, Oridek Ap kepada media ini mengatakan, HUT Papua Barat di Den Haag Belanda akan  dilaksanakan, Sabtu 1 Desember 2012 pukul 12. 30 – 19.00 waktu Belanda. Kata dia, HUT Papua Barat di Belanda dikoordinir oleh  Papua Vrouwen Nederland (Mama Papua di Belanda) dan Comité 50 Jaar Papoea’s in Nederlan (Komite 50 Tahun Orang Papua di Belanda).
        BK berkibar di Holandia 1969@http://www.papuaerfgoed.org/id/The_Papua_Volunteers_Corps

Dikatakan Oridek, kegiatan akan dimulai pukul 12:30 waktu setempat. Dilanjutkannya, kata-kata pembukaan oleh Ibu  Betty Ireeuw-Kaisiepo dan doa oleh tn Frank Hubatka. Pada pukul 13.20 akan dilangsungkan pengibaran BK.  Selanjutnya,  Leonie Tanggahma dan Otto Ap akan berbicara tentang kondisi politik Papua kepada peserta.  Buku Drooglever tentang PEPERA akan didiskusikan juga. Dilanjutkan aneka kegiatan dan diakhiri  makan malam bersama pukul 19.00.
Oridek mengatakan,  ada kemungkinan pengibaran bendera BK  di beberapa kantor pemerintah (semacam kantor bupati) di sana.  Kata dia, beberapa individu punya  rencana menaikan bendera BK seperti tahun lalu (2011), yaitu di Apeldoorn.

Joe Collins, Spokeperson Australia West Papua Association (AWPA) melaporkan dua kantor pemerintah Sidney, Australia akan mengibarkan BK pada Jumat, 30 November 2012 sebagai bentuk dukungan atas kemerdekaan Papua Barat. Pengibaran BK itu sebagai jawaban atas suratnya.
Pengibaran BK dilaksanakn di balai kota Leichhardt dan di balai kota Marrickville, Jumat, 30 November 2012. Dikabarkan,  pengibaran BK dilaksanakan 30 November 2012 karena Sabtu, 1 Desember 2012 kedua kantor tersebut libur. BK dikibarkan juga di balai kota tersebut pada tahun 2011 lalu.
Selain pengibaran bendera,  Anthony Craig, dari Democratic Labor Party mengatakan, pada Sabtu, 1 Desember 2012  akan dilakukan protes damai di Konsulat Indonesia di Maroubra Australia. Kata, 1 Desember tidak akan dilupakan rakyat Papua sampai kapan pun.

“Sabtu, 1 Desember 2012  adalah ulang tahun kemerdekaan Papua Barat. Pada hari ini tahun 1961 Papua Barat diberikan kebebasan oleh Belanda. Mereka mengangkat bendera nasional baru dan menyanyikan lagu kebangsaan baru, “demikian tulis Anthony Craig dalam pernyataan yang dikirimkan kepada media ini.
Anthony Craig menulis, protes akan disampaikan terkait  dukungan pelatihan militer Indonesia oleh pemerintah Australia.  ”Kami akan protes tindakan kekejaman militer Indonesia di Papua Barat. Militer Indonesia didukung oleh pemerintah Australia dan Amerika Serikat.  Saat ini mereka telah melatih 12.000 personel militer Indonesia untuk membunuh warga yang menuntut  kemerdekaan di Papua Barat,”katanya.
Rize of the Morning Star juga akan menggelar acara jospan,  orasi politik, dan pengibaran  BK,  Sabtu, 1 Desember 2012 di pusat  kota Victoria, depan Perpustakaan Nasional, Melbourne  Central Australia.

“Hanya 250 km dari daratan Australia, Indonesia menduduki Papua Barat secara brutal 50 tahun. Militer Indonesia yang dilatih Australia telah membunuh dan menyiksa secara brutal  500.000. Banyak orang  dipenjara tahanan politik dan akses media dan NGO Internasional  ditutup,” tulis Rize of the Morning Star.
Seperti disampaikan kepada media ini, pada aksi itu Rize of the Morning Star akan meminta kepada pemerintah Australia dan semua pihak untuk hak-hak asasi orang Papua Barat  dilindungi dan perjuangan mereka untuk menentukan nasib sendiri diakui dan dibantu.
Solidarity With West Papua di New Zeland  akan memperingati HUT Papua Barat  dengan  aksi yang  dimulai tanggal Kamis, 29 November  – Sabtu, 1 Desember 2012 di Parlemen kota Wellington. Selama aksi itu, mereka akan membuka kesempatan kepada semua orang di sana  untuk menulis pesan pribadi dalam mendukung keadilan, perdamaian dan penentuan nasib sendiri bagi Papua Barat. Pernyataan mereka dalam bentuk file PDF bisa dibaca di sini, klik.

         Pasukan Papua 1969 @http://www.papuaerfgoed.org/id/The_Papua_Volunteers_Corps

Dari Yogyakarta  dilaporkan,  Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) akan koordinir warga Papua dan mahasiswa Papua yang  studi di pulau Jawa dan Bali dan memusatkan perayaan HUT Papua barat di Yogyakarta. Koodinator HUT Papua Barat, Sonny D mengatakan, akan menggelar dua kegiatan.
Kata dia, pada Jumat, 30 November 2012, pukul 09.00 WIT  akan menggelar konferensi pers. Pada hari yang sama pukul, 19.00 WIT akan diadakan mimbar bebas, diskusi dan nonton bersama di asrama mahasiswa Papua, Kamasan 1 Yogyakarta.
Dikatakan Sonny, pada Sabtu, 1 Desember 2012, pukul 08.00  akan menggelar aksi demontrasi. Titik kumpul aksi di asrama mahasiswa Papua, Kamasan 1 Yogyakarta.
Di tanah Papua,  perayaan HUT Papua Barat  akan digelar di setiap kabupaten. Dilaporkan kegiatannya berbeda-beda. Ada yang akan menggelar dalam bentuk doa syukuran dan seni budaya. Ada juga yang akan menggelar dengan demontrasi damai.
Di Jayapura, Perayaan HUT Papua Barat  akan dikoordinir oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan  Solidaritas Peduli Pembungkaman Demokrasi Papua (SPPDP).  Kegiatan direncanakan digelar di Makam Theys Hiyo Eluay, Sentani pada Sabtu, 1 Desember dalam bentuk ibadah dan orasi-orasi.
Belum ada informasi soal rencana pengibaran bendera BK di tanah Papua.  Juru KNPB wilayah Sorong Raya, Jeck Badii mengatakan,  perayaan 1 Desember mendatang  tidak ada aksi menaikkan bendera Bintang Kejora.

                 Penurunan Bintang Kejora setelah 18 hari @http://www.papuaerfgoed.org

“Kita akan cari tahu apakah ada pihak ketiga atau dari orang Papua yang dibayar pihak ketiga untuk mengadu domba orang Papua. Kami dari KNPB tidak ada agenda menaikan bendera, atribut negara itu kami tidak bisa ganggu, bukan kayak layang-layang kasih naik kasih turun,” kata Jeck Senin (26/11) kemarin seperti dikutip Radar Timika.

HUT Papua  Barat,  Polisi dan TNI Siaga 

Kepolisian Daerah (Polda)  Papua dibantu Tentara Nasional Indonesia (TNI/Militer)  siaga dan melakukan operasi menjelang HUT Papua Barat.  Wakapolda Papua, Brigjend Paulus Waterpauw seperti dilangsir Tabloidjubi.com, Edisi, (24/11) mengatakan,  Polda Papua memprioritaskan tujuh wilayah di tanah Papua (Provinsi Papua dan Papua Barat) dalam mengamankan perayaan 1 Desember tahun 2012.
Di Provinsi Papua, Kota Jayapura, Sentani, Keerom, Mimika, dan Wamena adalah daerah yang dianggap wilayah yang membutuhkan keamanan. Tapi Paulus tak menyebut jumlah personel polisi yang dibutuhkan. Ia juga tidak menyebutkan jumlah personil TNI/militer yang  membantu Polda Papua.
Sementara di Provinsi Papua Barat (Manokwari dan Sorong) seperti dilangsir Radar Timika, Edisi, 26 November 2012, Kapolres Manokwari, Provinsi Papua Barat, AKBP Rico Taruna Mauruh mengatakan  komitmen memberikan jaminan keamanan pada masyarakat pada HUT Papua Barat.
Rico Taruna Mauruh mengatakan,  pengamanan di Provinsi Papua Barat  akan dibantu oleh 700 orang prajurit Kompi C dan D Yonif 752, Subden Brimob Kompi C, Kodim dan Fasharkan. Tetapi, ia tidak menyebutkan jumlah Polisi yang akan diturunkan di Manokwari, Sorong, dan sekitarnya.

                                  Wakapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpauw@ist

Wilayah Keerom misalnya, Kapolres Keerom, AKBP Pasero,SH.MH mengatakan, pihaknya telah memulai operasi sejak  (10/11) lalu. Kata dia,  Operasi Aman Matoa II dengan empat  sasaran kegiatan, antara lain penegakan hukum, operasi intelijen, operasi Binmas dan operasi kegiatan pembentukan opini sudah dimulai.
Aktivis Pro Kemerdekaan Papua, Markus Yenu dari Manokwari juga menegaskan, 1 Desember jangan dijadikan sebagai ancaman bagi aparat keamanan.
“Peringatan 1 Desember bagi bangsa Papua harus dijadikan sebagai sebuah proses demokrasi. Apalagi, Indonesia adalah negara penganut demokrasi. Biar dunia tahu kalau negara ini menghargai kebebasan orang Papua untuk menyampaikan pendapat,” tuturnya seperti ditulis Radar Timika Edisi, 26 November 2012.
Bintangpapua.com, Minggu, (24/11)  melangsir, Wakil  Ketua I Solidaritas Hukum dan HAM Demokrasi Rakyat Sipil Papua (SHDRP), Alius Asso juga meminta kepada aparat kepolisian agar bisa bertindak persuasif  terkait pengamanan 1 Desember nanti.
Seperti dilangsir Harian Bintang Papua, terkait beredarnya isu kekacauan pada 1 Desember 2012 di Papua, Walikota Jayapura Drs. Benhur Tomi Mano, MM menghimbau kepada seluruh warga Kota Jayapura dan sekitarnya untuk tidak menanggapi isu-isu tidak benar. Kata dia, isu-isu itu disebarluaskan oleh orang-orang tak bertanmggung jawab.

Senada dengan Drs. Benhur Tomi Mano, MM,  Juru Bicara KNPB Sorong Raya,  Jeck menghimbau rakyat Papua agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tak bertanggungjawab. Ia juga menghimbau kepada rakyat untuk  tidak perlu merasa takut dengan kegiatan perayaan 1 Desember.
Menurut Jeck, Bangsa Papua sudah merdeka sejak tahun 1961 lalu, sehingga 1 Desember mendatang, bangsa Papua melaksanakan ibadah ucap syukur. Dikatakan ada dasar perjuangan.  Semua pihak berharap  janji Kapolda Papua Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Tito Karnavian, Ph.D pada pelantikan dirinya  September 2012 lalu harus diwujudkan di Papua. Selama dua bulan ini dinilai masih belum terwujud, bahkan meningkat. (Yermias/Bastian/Hengky/Mateus/MS)

0 komentar:

Poskan Komentar